Urgensi Undang-undang Perlindungan Data Pribadi di Indonesia 


This post, based on my interviews, had first appeared in Antara News Website on Tuesday, 6th March 2018 16:56 WIB at this link 

Kuala Lumpur, 6/3 (ANTARA News) – Dosen Cyberlaw Fakultas Hukum International Islamic University Malaysia, Dr Sonny Zulhuda, mengharapkan pemerintah dan Parlemen Indonesia segera membahas RUU Perlindungan Data Pribadi agar penyalahgunaan data pribadi tidak terjadi.

“Patut diakui Indonesia masih tertinggal dalam hal ini. Meskipun kita memiliki beberapa peraturan perundangan, hal tersebut masih bersifat generalis namun minimalis,” katanya.Dia mengemukakan hal itu di Kuala Lumpur, Selasa, ketika dimintai tanggapan adanya penyalahgunaan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Kartu Keluarga (KK) terkait laporan masyarakat yang menemukan pendaftaran sejumlah nomor dengan satu NIK.

Ada peraturan yang agak spesifik, kata dia, namun hanya berlaku bagi data dalam media elektronik dan bentuknya berupa regulasi yang tidak menyediakan sanksi perdata maupun pidana.

Dia mengatakan, saat ini sudah ada usaha menyiapkan draf RUU Perlindungan Data Pribadi namun masih belum diketahui kapan akan dibawa ke parlemen untuk diperbincangkan dan diputuskan. Artinya masih panjang perjalanannya untuk disahkan menjadi undang-undang.

Dalam era “big data” ini, data merupakan aset dan komoditas. Juga menjadi obyek perlindungan hukum. “Di tengah-tengah eksploitasi data baik oleh pemerintah, industri maupun individu yang berkepentingan, perlindungan terhadap data pribadi menjadi keniscayaan,” katanya.

Di Indonesia, data-data pribadi terkait kependudukan dan demografis seperti NIK, KTP elektronik dan KK sangat penting dilindungi agar tidak mudah dieksploitasi.

Continue reading

  • March 2018
    M T W T F S S
    « Nov   Apr »
     1234
    567891011
    12131415161718
    19202122232425
    262728293031  
  • Visitor

    free counters

  • Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 1,630 other followers