Teruskan Pakai Zoom atau Tidak?

Oleh: Sonny Zulhuda

Dikarenakan kondisi darurat pergerakan akibat pandemi Covid-19 saat ini, beberapa produk dan jasa bisnis meroket karena permintaan meningkat. Food delivery, e-commerce portal dan online meeting platform di antara yang menangguk keuntungan. Zoom sendiri sudah menorehkan peningkatan pemakaian 20 kali lipat. Biasanya hanya 10 juta meeting online perbulan, kini setidaknya ada 200 juta meeting online sebulan.

Pertanyaan yang kini banyak dilontarkan masyarakat: Amankah untuk memakai Zoom?

Zoom ini layaknya banyak platform media online lainnya seperti Skype, Google Hangouts dan lain lain. Masing-masing ada kelebihan dan kekurangan baik dari segi setting (setelan), features (spesifikasi) teknis dan non-teknis, ongkos ataupun fasilitas lainnya.

Zoom, seperti layaknya produk lain, sangat mungkin memiliki kekurangan dan kelemahan sistem. Apakah yang lain itu aman? Ketika banyak kasus curi mobil yang melibatkan mobil merek tertentu, apakah karena mobil mereka lain lebih aman? Tidak juga. Mungkin saja karena mobil merek itu adalah yang paling banyak penggunanya sehingga lebih mudah dipelajari, lebih mudah dicari kuncinya dan lebih mudah dijual hasil curiannya.

Ketika penggunaan Zoom meningkat sampai 20 kali ganda, perlu dipahami dari dua sisi: Pengguna dan Penyedia jasa. Dari sisi ppengguna, banyak sekali dari mereka yang baru pertama kali memakai platform seperti ini. Banyak diantara mereka yang baru sekali itu melakukan online meeting. Malah parahnya, banyak juga di antara mereka yang baru pertama kali menggunakan teknologi internet! Bisa dibayangkan apakah para pengguna ini mengerti tentang seluk beluk lalu lintas Internet yang penuh dengan risiko dan rambu-rambunya?

Continue reading

  • May 2020
    M T W T F S S
     123
    45678910
    11121314151617
    18192021222324
    25262728293031
  • Visitor

    free counters

  • Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

    Join 1,636 other followers